Ribuan KTP Warga Padang Hilang Tiap Bulan, Disdukcapil Imbau Jaga Dokumen Penting
- account_circle Editor
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- print Cetak

Zonakini.com- Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi dokumen vital bagi setiap warga negara karena berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus pintu masuk untuk mendapatkan berbagai layanan dasar. Namun, kesadaran masyarakat dalam menjaga dokumen penting ini masih tergolong rendah.
Di Kota Padang, setiap bulannya ribuan keping KTP dilaporkan hilang. Bahkan, dalam dua bulan terakhir jumlahnya terus mengalami peningkatan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padang, Teddy Antonius, mengungkapkan bahwa rata-rata kehilangan KTP mencapai ribuan keping setiap bulan.
“Setiap bulan ribuan keping KTP masyarakat dilaporkan hilang,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Berdasarkan data Disdukcapil, pada April 2026 jumlah KTP yang dilaporkan hilang mencapai 1.621 keping, meningkat dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 1.153 keping.
Teddy menjelaskan, kehilangan KTP tidak hanya disebabkan oleh kelalaian warga, tetapi juga akibat berbagai faktor seperti pencurian, perampokan, bencana alam, hingga kecelakaan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan KTP, mengingat dokumen tersebut sangat sering digunakan dalam berbagai layanan publik dan administrasi.
“KTP merupakan pembuktian kebenaran identitas seseorang sesuai statusnya,” jelasnya.
Bagi warga yang kehilangan KTP, Disdukcapil mengingatkan agar segera mengurus pencetakan ulang. Proses pengurusan KTP hilang tidak dipungut biaya atau gratis, dengan syarat melampirkan fotokopi Kartu Keluarga dan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.
Di sisi lain, Teddy juga menyebutkan bahwa capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Padang menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat. Saat ini, tingkat aktivasi IKD telah melampaui 34 persen, sementara perekaman KTP elektronik (KTP-el) mencapai 99,16 persen.
Pemerintah berharap, dengan meningkatnya pemanfaatan IKD, risiko kehilangan identitas fisik seperti KTP dapat diminimalkan di masa mendatang.
- Penulis: Editor
- Editor: Redaksi
