Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KAI Divre II Sumbar Perkuat Mitigasi Risiko Usai 54 Perlintasan Tak Dijaga

KAI Divre II Sumbar Perkuat Mitigasi Risiko Usai 54 Perlintasan Tak Dijaga

  • account_circle Editor
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • print Cetak

Zonakini.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya di perlintasan sebidang.

Langkah ini diambil menyusul penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif sebagai bentuk mitigasi risiko.

“Upaya ini kami fokuskan pada peningkatan kewaspadaan operasional serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan,” ujarnya.

Sebelumnya, KAI Divre II Sumbar telah menutup dua perlintasan liar, melakukan sosialisasi keselamatan di dua sekolah dan 21 titik perlintasan resmi, serta memasang tiga banner di lokasi rawan kecelakaan.

Tak hanya itu, edukasi juga dilakukan langsung kepada masyarakat di sepanjang jalur kereta api, disertai program tanggung jawab sosial (CSR) berupa penyediaan sarana olahraga.

Secara regulasi, pengelolaan perlintasan sebidang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa perlintasan tanpa izin wajib ditutup dan pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api.

Selain itu, aspek teknis keselamatan juga diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 94 Tahun 2018, yang mencakup penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, serta rambu-rambu keselamatan.

Reza mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator, dan masyarakat.

KAI Divre II Sumbar turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka perlintasan ilegal maupun kembali membuka jalur yang telah ditutup, karena berisiko tinggi terhadap kecelakaan.

“Utamakan keselamatan. Perjalanan kereta api memiliki prioritas utama,” tutup Reza.

Tags
  • Penulis: Editor
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi

  • 125 Ribu Jemaah Haji Indonesia Dapat Fasilitas Fast Track, Proses Imigrasi Lebih Cepat

    125 Ribu Jemaah Haji Indonesia Dapat Fasilitas Fast Track, Proses Imigrasi Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 73
    • 0Komentar

    ZONAKINI – Kementerian Haji dan Umrah memastikan ratusan ribu jemaah asal Indonesia akan mendapatkan kemudahan layanan fast track dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kebijakan ini diterapkan untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa fasilitas fast track kembali dihadirkan sebagai bagian dari upaya […]

  • Pemkab Pesisir Selatan Klarifikasi Bangunan Bergaya Klenteng di Kawasan Mandeh

    Pemkab Pesisir Selatan Klarifikasi Bangunan Bergaya Klenteng di Kawasan Mandeh

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Zonakini.com- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait keberadaan bangunan bergaya klenteng di kawasan wisata Kawasan Mandeh yang belakangan viral di media sosial. Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, langsung memimpin rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna menindaklanjuti persoalan tersebut, Kamis (23/4/2026), di ruang rapat bupati. Langkah ini diambil sebagai […]

  • Mahfud MD Soroti Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Singgung Tidak Ada Kerugian Negara

    Mahfud MD Soroti Kasus Chromebook Nadiem Makarim, Singgung Tidak Ada Kerugian Negara

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menyoroti proses hukum dalam kasus pengadaan Chromebook yang menyeret nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim. Hal tersebut disampaikan Mahfud saat memberikan kuliah umum di Universitas Dr. Soetomo pada Selasa (19/5/2026). Dalam pemaparannya, Mahfud menilai perkara tersebut perlu dicermati secara hati-hati, […]

  • 10 Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Asia 2026, Indonesia Berada di Posisi Berapa?

    10 Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Asia 2026, Indonesia Berada di Posisi Berapa?

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 96
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Persoalan pengangguran masih menjadi tantangan di sejumlah negara Asia pada 2026. Tingginya angka pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi, tetapi juga dapat dipengaruhi konflik, terbatasnya lapangan kerja, investasi, hingga ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Tingkat pengangguran sendiri digunakan untuk menggambarkan persentase penduduk yang masuk dalam angkatan kerja tetapi belum memiliki pekerjaan. […]

  • Kenapa Benda yang Sama Punya Nama Berbeda di Setiap Bahasa? Begini Asal-Usul Bahasa Manusia

    Kenapa Benda yang Sama Punya Nama Berbeda di Setiap Bahasa? Begini Asal-Usul Bahasa Manusia

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 81
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Pernahkah terpikir mengapa benda yang sama bisa mempunyai nama yang berbeda di berbagai negara? Air, misalnya. Dalam bahasa Indonesia kita menyebutnya “air”. Dalam bahasa Inggris disebut “water”, bahasa Jepang menggunakan “mizu”, sedangkan dalam bahasa Mandarin dikenal sebagai “shuǐ”. Bendanya sama. Manusia yang menggunakannya juga sama-sama memahami bahwa benda tersebut merupakan cairan yang kita minum, […]

  • Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H Lebih Awal

    Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Gelar Sholat Idul Adha 1447 H Lebih Awal

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Puluhan jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah lebih awal pada Selasa (26/5/2026). Salah satu lokasi pelaksanaan ibadah berlangsung di Mesjid Surau Baru, Kampung Binuang, Kecamatan Pauh. Sejak pagi, suasana di sekitar mesjid sudah dipenuhi gema takbir. Para jemaah datang secara bertahap untuk mengikuti pelaksanaan Sholat Id yang […]

expand_less