Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Technology » Google Maps Bisa Berbagi Lokasi Secara Real-Time, Begini Cara Menggunakannya

Google Maps Bisa Berbagi Lokasi Secara Real-Time, Begini Cara Menggunakannya

  • account_circle REZA.Y
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak

ZONAKINI COM – Google Maps bukan hanya berguna untuk mencari rute perjalanan. Aplikasi navigasi milik Google ini juga menyediakan fitur berbagi lokasi yang memungkinkan seseorang membagikan posisi terkini kepada teman, keluarga, atau orang lain yang dipercaya.

Melalui fitur tersebut, penerima dapat mengetahui lokasi orang yang membagikannya secara real-time. Informasi yang tersedia tidak hanya berupa posisi, tetapi dalam kondisi tertentu juga mencakup daya baterai perangkat serta perkiraan waktu tiba di suatu tempat.

Fitur ini cukup berguna ketika seseorang sedang melakukan perjalanan, menjemput anggota keluarga, atau ingin memberi tahu posisi kepada orang terdekat tanpa harus terus-menerus mengirimkan lokasi secara manual.

Yang perlu diperhatikan, fitur ini bukan untuk melacak seseorang secara diam-diam. Lokasi hanya dapat diketahui apabila pemilik perangkat memang memberikan izin untuk membagikannya.

Cara berbagi lokasi melalui Google Maps

Untuk membagikan posisi secara real-time, pengguna dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Google Maps di ponsel.
  2. Ketuk foto profil atau ikon akun Google di bagian kanan atas.
  3. Pilih menu Location sharing atau Berbagi lokasi.
  4. Ketuk New share untuk membuat pembagian lokasi baru.
  5. Tentukan berapa lama lokasi akan dibagikan.
  6. Jika ingin terus membagikannya sampai dihentikan sendiri, pilih opsi Until you turn this off.
  7. Tentukan kontak yang akan menerima informasi lokasi.
  8. Lokasi juga dapat dibagikan melalui aplikasi lain dengan menggunakan tautan yang tersedia.

Setelah dibagikan, penerima yang mendapatkan izin dapat melihat posisi perangkat secara real-time melalui Google Maps.

Pengguna juga dapat mengatur atau menghentikan akses tersebut kapan saja melalui menu Location sharing.

Dalam kondisi tertentu, penerima juga bisa melihat informasi tambahan seperti perkiraan waktu kedatangan dan persentase baterai perangkat yang membagikan lokasi.

Menariknya, pengguna tidak harus terus-menerus membuka Google Maps agar pembagian lokasi tetap berjalan. Selama izin berbagi lokasi masih aktif dan perangkat memenuhi persyaratan layanan lokasi, informasi posisi dapat terus diperbarui.

Google Maps Bukan Satu-satunya Cara Mencari Perangkat

Google juga menyediakan layanan khusus untuk membantu pengguna menemukan perangkat yang terhubung dengan akun mereka.

Fitur ini berbeda dengan Location sharing. Jika berbagi lokasi digunakan untuk memberi tahu posisi kepada orang lain, layanan pencarian perangkat ditujukan untuk membantu menemukan perangkat milik sendiri yang hilang.

Untuk mencoba mencarinya, pengguna dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Pastikan perangkat yang hilang sebelumnya terhubung dengan akun Google.
  2. Gunakan ponsel atau komputer lain untuk membuka layanan akun Google.
  3. Masuk menggunakan akun yang terhubung dengan perangkat tersebut.
  4. Buka bagian keamanan dan daftar perangkat yang terhubung.
  5. Pilih perangkat yang ingin ditemukan dan gunakan opsi pencarian perangkat yang tersedia.

Jika perangkat masih dapat terhubung ke layanan Google, pengguna berpotensi mendapatkan informasi mengenai lokasi terakhir atau lokasi perangkat.

Selain mengetahui posisi, sejumlah tindakan dari jarak jauh juga dapat tersedia, seperti membunyikan perangkat, mengamankan atau mengunci perangkat, hingga menghapus data dalam kondisi tertentu.

Google juga menyediakan layanan Find Hub untuk membantu pengguna menemukan perangkat yang hilang.

Bisa Dipakai untuk Memantau Perjalanan Keluarga

Fitur berbagi lokasi Google Maps dapat menjadi pilihan praktis bagi keluarga atau teman yang ingin saling mengetahui posisi selama perjalanan.

Misalnya, seseorang yang sedang melakukan perjalanan jauh dapat membagikan lokasinya kepada keluarga. Penerima kemudian bisa mengetahui apakah perjalanan masih berlangsung dan memperkirakan kapan orang tersebut tiba.

Namun, penggunaan fitur ini tetap bergantung pada persetujuan pemilik lokasi. Google Maps tidak menyediakan cara yang semestinya untuk melihat lokasi orang lain secara diam-diam tanpa sepengetahuan mereka.

Karena itu, gunakan fitur berbagi lokasi secara bijak dan hanya kepada orang yang memang dipercaya. Setelah tidak lagi diperlukan, akses berbagi lokasi sebaiknya dihentikan kembali untuk menjaga privasi. (*)

  • Penulis: REZA.Y

Rekomendasi

  • Mahfud MD Soroti Dugaan Permainan Ekspor dengan Modus Under Invoicing

    Mahfud MD Soroti Dugaan Permainan Ekspor dengan Modus Under Invoicing

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti dugaan praktik manipulasi nilai ekspor atau under invoicing yang disebut masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Dalam keterangannya, Mahfud menjelaskan bahwa praktik under invoicing dilakukan dengan cara melaporkan nilai ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya. Menurutnya, modus seperti ini dapat […]

  • Banjir di sejumlah titik di kota padang

    Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah Kota Padang, Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 59
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8/2026), menyebabkan banjir di sejumlah kawasan permukiman. Luapan air merendam rumah-rumah warga di beberapa kecamatan sehingga proses evakuasi langsung dilakukan oleh tim gabungan. Pemerintah Kota Padang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kecamatan, serta unsur terkait bergerak ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu […]

  • Sumatera barat dengan pulau-pulau indah nya jadi tempat wisata yang sering dikunjungi.

    Menjelajahi Pulau-Pulau Terindah di Sumatera Barat, Surga Tersembunyi di Pesisir Barat Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PADANG – Sumatera Barat tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya Minangkabau dan kuliner khasnya, tetapi juga menyimpan keindahan alam bahari yang luar biasa. Di sepanjang pesisir barat provinsi ini, tersebar sejumlah pulau eksotis dengan panorama yang masih alami dan belum banyak tersentuh. Pulau-pulau ini menawarkan pasir putih, air laut jernih, hingga kehidupan bawah laut yang […]

  • KAI Divre II Sumbar Perkuat Mitigasi Risiko Usai 54 Perlintasan Tak Dijaga

    KAI Divre II Sumbar Perkuat Mitigasi Risiko Usai 54 Perlintasan Tak Dijaga

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Zonakini.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya di perlintasan sebidang. Langkah ini diambil menyusul penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza […]

  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan Avtur Aman untuk Penerbangan Haji 2026

    Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan Avtur Aman untuk Penerbangan Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Zonakini.com- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan haji tahun 2026 dengan memastikan ketahanan stok dan keandalan distribusi avtur di seluruh titik embarkasi. Kesiapan tersebut dilakukan untuk mendukung dua fase operasional penerbangan haji, yakni fase pertama pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase kedua pada […]

  • Dukcapil Ingatkan Risiko Fotokopi e-KTP, Bisa Memicu Penyalahgunaan Data Pribadi

    Dukcapil Ingatkan Risiko Fotokopi e-KTP, Bisa Memicu Penyalahgunaan Data Pribadi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri kembali mengingatkan masyarakat dan berbagai lembaga agar tidak lagi menjadikan fotokopi e-KTP sebagai syarat utama administrasi. Imbauan tersebut ditujukan kepada instansi pemerintah, rumah sakit, lembaga keuangan, hingga perusahaan swasta agar mulai meninggalkan kebiasaan menggandakan e-KTP dalam bentuk fotokopi. Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi menegaskan […]

expand_less