Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahfud MD Soroti Dugaan Permainan Ekspor dengan Modus Under Invoicing

Mahfud MD Soroti Dugaan Permainan Ekspor dengan Modus Under Invoicing

  • account_circle REZA.Y
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • print Cetak

Zonakini.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyoroti dugaan praktik manipulasi nilai ekspor atau under invoicing yang disebut masih menjadi persoalan serius di Indonesia.

Dalam keterangannya, Mahfud menjelaskan bahwa praktik under invoicing dilakukan dengan cara melaporkan nilai ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya. Menurutnya, modus seperti ini dapat merugikan negara karena berdampak pada penerimaan pajak dan devisa.

“Kalau ekspor misalnya nilainya satu juta dolar, yang dilaporkan bisa lebih kecil,” ujar Mahfud.

Ia mengatakan praktik tersebut sudah lama menjadi perhatian dan perlu pengawasan lebih ketat dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Mahfud MD Juga Singgung Kebijakan Prabowo Saat Bahas Dugaan Manipulasi Nilai Ekspor

Dalam penjelasannya, Mahfud juga menyinggung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya tengah mendorong berbagai upaya pembenahan di sektor ekonomi dan tata kelola perdagangan.

Mahfud MD mengungkap Presiden Prabowo Subianto disebut serius membongkar praktik permainan ekspor yang diduga selama ini merugikan negara.

Dalam pernyataannya, Mahfud mencontohkan adanya selisih data ekspor emas antara Indonesia dan negara tujuan. Indonesia disebut hanya mencatat ekspor sekitar 10 ton, sementara negara penerima mencatat impor hingga 30 ton dari Indonesia.

Menurut Mahfud, perbedaan data seperti itu bisa menjadi indikasi adanya permainan dalam proses ekspor, mulai dari manipulasi laporan, bea cukai, hingga dugaan under invoicing.

Mahfud lalu menegaskan fokus utamanya adalah sikap Prabowo terhadap kebocoran kekayaan negara.

“Kalau terhadap kekayaan negara, marah betul beliau,” kata Mahfud.

la juga menyebut Prabowo meminta aparat menindak siapa pun yang terlibat korupsi tanpa melihat kedekatan politik.

“Pokoknya tindak semua koruptor itu, dekat dengan saya atau tidak, tindak,” ujar Mahfud.

Mahfud menilai kebijakan yang dijalankan pemerintah saat ini perlu mendapat dukungan, terutama dalam memperkuat pengawasan terhadap aktivitas ekspor dan mencegah kebocoran yang berpotensi merugikan negara.

Menurutnya, pengawasan terhadap transaksi perdagangan internasional harus diperkuat agar tidak ada lagi celah bagi oknum tertentu memainkan nilai transaksi demi keuntungan pribadi.

Ia juga menyebut persoalan manipulasi nilai ekspor bukan hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan kepercayaan terhadap sistem perdagangan nasional.

“Ini harus dibenahi secara serius karena dampaknya besar,” katanya.

Selain itu, Mahfud menegaskan pentingnya transparansi dalam aktivitas ekspor dan impor, termasuk penguatan koordinasi antar lembaga agar praktik-praktik penyimpangan dapat dicegah sejak awal.

Praktik under invoicing sendiri dikenal sebagai tindakan melaporkan nilai barang lebih rendah dari harga sebenarnya dalam dokumen perdagangan. Modus ini kerap dikaitkan dengan penghindaran pajak, manipulasi devisa, hingga praktik perdagangan ilegal.

Mahfud berharap langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah dapat berjalan efektif sehingga potensi kerugian negara akibat manipulasi transaksi perdagangan bisa ditekan. (*)

  • Penulis: REZA.Y

Rekomendasi

  • WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di Android, Bisa Kirim Chat Otomatis hingga 2 Pekan

    WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di Android, Bisa Kirim Chat Otomatis hingga 2 Pekan

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Zonakini.com – WhatsApp mulai mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengatur jadwal pengiriman pesan secara otomatis. Fitur yang dikenal sebagai scheduled messages ini sedang diuji kepada sebagian pengguna Android melalui program beta. Kehadiran fitur tersebut berpotensi memudahkan pengguna yang ingin mengirim pesan pada waktu tertentu tanpa harus membuka WhatsApp tepat pada jam pengiriman. Pengguna dapat menyiapkan […]

  • MacBook atau Laptop Windows 2026, Mana yang Lebih Layak Dibeli? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

    MacBook atau Laptop Windows 2026, Mana yang Lebih Layak Dibeli? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 96
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Memilih laptop pada 2026 bukan perkara sederhana. Banyaknya pilihan perangkat dengan spesifikasi dan harga yang beragam membuat calon pembeli perlu lebih cermat sebelum menentukan pilihan. Dua pilihan yang paling sering dibandingkan adalah MacBook dan laptop berbasis Windows. Keduanya menawarkan keunggulan masing-masing, baik dari sisi performa, desain, daya tahan baterai, sistem operasi, hingga ekosistem […]

  • Kurikulum Boleh Berubah, Guru Tetap Penentunya: Dari Deep Learning Menuju Smart Surau

    Kurikulum Boleh Berubah, Guru Tetap Penentunya: Dari Deep Learning Menuju Smart Surau

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Perubahan dalam dunia pendidikan hampir selalu menarik perhatian publik, terutama ketika menyangkut kurikulum. Selama beberapa tahun terakhir, sekolah dan guru di Indonesia harus berulang kali menyesuaikan diri dengan berbagai kebijakan baru yang datang silih berganti. Namun, terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025 menghadirkan pendekatan yang berbeda. Regulasi […]

  • kemunculan dua ekor beruang di jalan sitinjau lauik padang gegerkan warga

    Kemunculan Dua Ekor Beruang di Jalan Sitinjau Lauik Padang Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Abdi Kallon
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Zonakini – Kemunculan Dua Ekor Beruang di kawasan Panorama Dua Sitinjau lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, menggegerkan warga dan pengguna jalan. diduga karena habitatnya rusak, satwa buas tersebut nekat mendekati warung makan untuk mencari sisa-sisa makanan. warga kini dirundung kecemasan dan berharap pihak terkait segera melakukan evakuasi. ​tanpa rasa takut, satwa ini terus mencari sisa […]

  • Ibu dan Anak Kompak Curi Emas di Padang, Ternyata Residivis Kasus Serupa

    Ibu dan Anak Kompak Curi Emas di Padang, Ternyata Residivis Kasus Serupa

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Aksi pencurian emas yang melibatkan hubungan keluarga terjadi di Kota Padang. Seorang ibu berinisial I (66) bersama anak kandungnya, R (29), ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri emas di salah satu toko emas di Kota Padang, Jumat (22/5/2026) siang. Kasus ini menjadi perhatian lantaran kedua pelaku ternyata merupakan ibu dan […]

  • Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Rusia, Hadapi Tuduhan Membantu Aktivitas Terorisme

    Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Rusia, Hadapi Tuduhan Membantu Aktivitas Terorisme

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 42
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM,Moskow – Pendiri sekaligus CEO aplikasi perpesanan Telegram, Pavel Durov, resmi masuk dalam daftar buronan yang diumumkan otoritas Rusia. Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) menuduh Durov terlibat dalam dugaan membantu aktivitas terorisme melalui platform yang ia dirikan. Pengumuman tersebut disampaikan FSB pada Rabu (29/7/2026), di tengah kebijakan pemerintah Rusia yang semakin memperketat pembatasan terhadap sejumlah […]

expand_less