Belasan Siswa SMAN 1 Padang Ikuti Pendidikan Dasar di Hutan Biologi Unand
- account_circle REZA.Y
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- print Cetak

Zonakini.com – Sebanyak 14 siswa dan siswi SMAN 1 Padang mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos (PDG) ke-37 yang digelar sejak 15 hingga 17 Mei 2026 di kawasan Hutan Biologi Universitas Andalas. Kegiatan tersebut turut melibatkan para senior dari Sispala Galapagos SMAN 1 Padang.
PDG merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Sispala Galapagos sebagai bagian dari proses pembinaan anggota baru. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kehidupan alam bebas dan pembentukan mental.
Senior Sispala Galapagos yang bertindak sebagai SC, Wahyu Hidayat, mengatakan PDG menjadi tahap penting dalam membentuk karakter anggota Galapagos.
“PDG merupakan kawah candradimuka bagi anggota Galapagos. Di sinilah mental mereka ditempa agar mampu survive dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Wahyu.
Ia juga mengaku masih mengingat kuat semboyan yang selalu ditanamkan dalam kegiatan tersebut.
“Semboyan PDG, kami ditempa bukan untuk berani mati, sampai sekarang masih terpatri dalam diri saya, padahal saya mengikuti PDG hampir seperempat abad lalu,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 1 Padang, Muhammad Isya, berharap para peserta mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, banyak alumni anggota Galapagos yang berhasil dan sukses di berbagai bidang. Hal itu menjadi bukti bahwa organisasi tersebut mampu melahirkan pribadi-pribadi unggul.
Saat melepas keberangkatan peserta PDG di halaman SMAN 1 Padang pada Jumat pagi, Muhammad Isya menyebut Sispala Galapagos sebagai salah satu ekstrakurikuler unggulan di sekolah tersebut.
Selama mengikuti PDG, para peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi yang berguna baik untuk aktivitas sehari-hari maupun kegiatan alam bebas seperti mendaki gunung, hiking, dan aktivitas lain yang memiliki risiko tinggi.
Ketua Pendidikan Dasar Galapagos ke-37, Irawati Meuraksa, mengatakan pihaknya tidak ingin memberikan pembekalan secara setengah-setengah kepada anggota baru.
“Kita tak mau setengah-setengah membekali anggota Galapagos dengan ilmu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja melibatkan Mapala Universitas Andalas sebagai instruktur dan pembimbing lapangan karena dinilai memiliki pengalaman dan kemampuan di bidang kegiatan alam bebas.
PDG ke-37 kali ini juga dinilai spesial karena melibatkan hampir seluruh angkatan Galapagos, mulai dari para pendiri hingga anggota termuda. Semua turut ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Sementara itu, anggota Galapagos yang berada di luar Kota Padang juga turut berkontribusi dalam penggalangan dana kegiatan. Dalam waktu kurang dari dua minggu, para senior Galapagos berhasil mengumpulkan donasi hingga puluhan juta rupiah. (*)
- Penulis: REZA.Y
