Longsor Kembali Terjadi di Bungus, Jalur Padang–Painan Lumpuh dan Kendaraan Terdampak Material Tebing
- account_circle REZA.Y
- calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
- print Cetak

ZONAKINI.COM – Bencana longsor kembali melanda kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu (14/6/2026) sore. Setelah sebelumnya material tanah menutup badan jalan di kawasan Bungus Barat, longsor susulan terjadi di titik lain dan menyebabkan akses Padang–Painan terputus total.
Peristiwa terbaru tersebut juga dilaporkan mengenai sebuah kendaraan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan, termasuk memastikan ada atau tidaknya korban dalam insiden tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya titik longsor kedua di wilayah Bungus Teluk Kabung.
“Benar, ada kejadian longsor lagi di lokasi yang berbeda. Titiknya berada lebih ke arah Bukit Lampu,” kata Ricky saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Menurutnya, longsor susulan itu memperparah kondisi jalur penghubung antara Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan yang sebelumnya sudah terganggu akibat longsor pertama.
Berdasarkan informasi yang diterima BPBD, satu unit kendaraan dilaporkan terdampak material longsoran. Rekaman video yang beredar memperlihatkan sebuah mobil pikap berada di tengah timbunan tanah dan batu yang menutupi jalan.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kondisi pengemudi kendaraan tersebut.
Dengan terjadinya longsor susulan, jumlah titik longsor di kawasan Bungus Teluk Kabung kini bertambah menjadi dua lokasi.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang dan wilayah sekitarnya sejak siang hari memicu runtuhnya tebing di dekat Jembatan Panasahan, Kelurahan Bungus Barat.
Material berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan dari arah Padang menuju Painan maupun sebaliknya tidak dapat melintas.
Akibat putusnya akses utama tersebut, sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan dan menunggu di sekitar lokasi sambil menanti proses pembersihan material longsor.
Petugas BPBD bersama instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan. Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui jalur Padang–Painan diimbau untuk sementara waktu menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif hingga proses penanganan selesai dilakukan.
Cuaca hujan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kota Padang juga membuat warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor maupun bencana hidrometeorologi lainnya, terutama di kawasan perbukitan dan lereng yang rawan mengalami pergerakan tanah. (*)
- Penulis: REZA.Y
