125 Ribu Jemaah Haji Indonesia Dapat Fasilitas Fast Track, Proses Imigrasi Lebih Cepat
- account_circle REZA.Y
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak

ZONAKINI – Kementerian Haji dan Umrah memastikan ratusan ribu jemaah asal Indonesia akan mendapatkan kemudahan layanan fast track dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kebijakan ini diterapkan untuk mempercepat proses pemeriksaan imigrasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa fasilitas fast track kembali dihadirkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan perjalanan jemaah. Layanan tersebut memungkinkan proses keimigrasian dilakukan lebih awal di dalam negeri.
“Program fast track kembali dijalankan di beberapa bandara untuk mendukung efisiensi dan kenyamanan jemaah selama perjalanan,” ujarnya saat memberikan keterangan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, terdapat empat bandara yang menjadi titik layanan fast track bagi jemaah Indonesia. Salah satunya adalah Bandara Soekarno-Hatta yang melayani puluhan ribu jemaah dari berbagai embarkasi, termasuk Jakarta Pondok Gede, Bekasi, dan Banten.
Selain itu, Bandara Adi Sumarmo di Solo juga melayani lebih dari 29 ribu jemaah dan petugas. Sementara itu, Bandara Juanda Surabaya menjadi lokasi dengan jumlah jemaah terbanyak yang memanfaatkan layanan tersebut, mencapai lebih dari 44 ribu orang.
Adapun Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar turut mengoperasikan layanan serupa dengan jumlah jemaah mencapai belasan ribu orang.
Dengan adanya fasilitas fast track ini, jemaah tidak perlu lagi menjalani proses imigrasi setibanya di Arab Saudi, sehingga waktu tunggu dapat dipangkas secara signifikan.
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terutama mengingat tingginya jumlah jemaah haji Indonesia setiap tahunnya. (*)
- Penulis: REZA.Y
