Kebakaran di Dadok Tunggul Hitam Padang Hanguskan Rumah Sekaligus Toko Grosir, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta
- account_circle REZA.Y
- calendar_month Senin, 3 Agt 2026
- print Cetak

ZONAKINI.COM – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang juga digunakan sebagai toko grosir di Jalan Asra I Nomor 22, RT 01 RW 05, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026) siang. Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah sekaligus tempat usaha milik Zulkifli (68).
Petugas pemadam bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan mengancam bangunan lain karena kawasan tersebut merupakan permukiman padat dengan akses jalan yang relatif sempit.
“Berdasarkan informasi awal, saksi yang juga Ketua RT setempat melihat munculnya api disertai kepulan asap dari bangunan tersebut. Laporan kemudian segera disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran sehingga personel langsung diberangkatkan ke lokasi,” ujar Rinaldi.
Menurutnya, rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total sembilan penghuni. Beruntung seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Tidak ada warga yang dilaporkan harus mengungsi.
Selain melalap bangunan utama, kobaran api juga merusak dua unit mobil, satu sepeda motor, dan satu becak motor yang berada di sekitar lokasi.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta.
Meski demikian, respons cepat petugas berhasil mencegah api menjalar ke empat bangunan lain yang berada di sekitar lokasi. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Proses pemadaman berlangsung cukup menantang. Petugas harus menghadapi kondisi permukiman yang padat, akses jalan yang terbatas, serta banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian sehingga menyulitkan mobilisasi armada.
Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan sembilan unit armada dengan dukungan sekitar 80 personel.
Setelah beberapa waktu melakukan upaya pemadaman dan pendinginan, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Rinaldi kembali mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Menurutnya, laporan yang cepat sangat membantu petugas untuk segera melakukan penanganan sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar dapat diminimalkan.
Kebakaran di kawasan permukiman padat memiliki risiko penyebaran yang sangat cepat karena jarak antarbangunan umumnya berdekatan dan akses kendaraan pemadam sering kali terbatas.
Masyarakat diimbau secara berkala memeriksa instalasi listrik, tidak membebani stop kontak secara berlebihan, serta memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam kondisi mati saat ditinggalkan. Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. (red)
- Penulis: REZA.Y
