Video Call Ruben Onsu dengan Pria Berujung Polemik, Ini Penjelasan Kedua Pihak
- account_circle REZA.Y
- calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
- print Cetak

Zonakini.com – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya rekaman panggilan video yang memperlihatkan Ruben berkomunikasi dengan seorang pria. Di tengah berbagai spekulasi mengenai video tersebut, pihak Ruben memilih menyoroti proses perekaman dan penyebarannya.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyatakan bahwa persoalan utama bagi pihaknya bukan semata-mata isi percakapan dalam rekaman, melainkan dugaan adanya tindakan yang melanggar hukum dalam memperoleh maupun menyebarkan video tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Minola saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026).
Menurut Minola, isi sebuah rekaman tidak serta-merta menghapus persoalan hukum apabila proses perekaman atau penyebarannya diduga dilakukan secara melawan hukum.
“Bukan artinya itu penting isinya, tapi perbuatannya,” ujar Minola saat menjelaskan sikap pihak Ruben.
Ia juga mempertanyakan bagaimana rekaman yang bersifat pribadi tersebut bisa tersebar ke ruang publik. Minola menilai, dugaan pelanggaran dalam proses memperoleh dan mengunggah video perlu menjadi perhatian tersendiri.
Minola turut menyinggung kemungkinan adanya bagian rekaman yang tidak sesuai dengan fakta. Ia menyebut kliennya menduga terdapat penggiringan opini melalui informasi yang beredar.
“Menurut klien kami, ada hal-hal yang tidak sesuai dengan faktanya. Ya, ada penggiringan,” katanya.
Pihak Ruben, lanjut Minola, akan mengungkap persoalan tersebut melalui proses penyidikan di Polda Metro Jaya. Ia juga menyinggung dugaan penyuntingan video yang menurutnya perlu ditelusuri lebih lanjut.
“Makanya dikatakan juga ada dugaan editan. Nanti tinggal kita ungkap saja dalam proses penyidikan di Polda Metro Jaya,” ujar Minola.
Pria dalam Rekaman Beri Klarifikasi
Di sisi lain, pria berinisial Y yang terlihat melakukan panggilan video dengan Ruben turut memberikan keterangan mengenai rekaman tersebut. Ia didampingi Artos, yang ikut menyampaikan penjelasan terkait polemik yang berkembang.
Y menceritakan bahwa awal perkenalannya bermula ketika seorang asisten menghubunginya untuk meminta nomor telepon dengan alasan pekerjaan. Menurut keterangannya, asisten tersebut kemudian kembali menghubunginya pada hari berikutnya dan menawarkan untuk memperkenalkannya kepada Ruben.
Y juga menjelaskan bahwa dirinya tidak keberatan apabila rekaman tersebut digunakan Sarwendah untuk menanggapi tudingan yang menyebut dirinya dan pihak lain menerima bayaran untuk menjatuhkan Ruben.
Artos menegaskan bahwa rekaman tersebut, menurut pihaknya, bukan hasil rekayasa. Ia sekaligus membantah tudingan bahwa mereka menerima uang atau suap dalam polemik tersebut.
Artos mengatakan, izin penggunaan video diberikan karena mereka ingin membantah isu mengenai dugaan pembayaran untuk menjatuhkan pihak Ruben.
Meski demikian, pernyataan dari kedua pihak masih perlu ditempatkan sesuai konteks masing-masing. Keaslian rekaman, proses perolehan video, serta dugaan pelanggaran hukum merupakan persoalan berbeda yang perlu ditelusuri berdasarkan bukti dan proses hukum.
Hingga informasi dalam laporan ini disusun, pihak Ruben melalui kuasa hukumnya menyatakan akan membawa dugaan terkait rekaman tersebut ke proses penyidikan di Polda Metro Jaya. Perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan keterangan dari pihak-pihak terkait. (*)
- Penulis: REZA.Y
