Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hiburan » YouTube Music Hadirkan Label Khusus untuk Lagu Buatan AI

YouTube Music Hadirkan Label Khusus untuk Lagu Buatan AI

  • account_circle REZA.Y
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • print Cetak

Zonakini.com – YouTube Music mulai memperkenalkan penanda khusus untuk lagu yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif. Fitur ini dirancang agar pendengar memperoleh informasi lebih jelas mengenai keterlibatan teknologi AI dalam proses produksi musik.

Pengumuman tersebut disampaikan YouTube melalui blog resminya pada Rabu (14/10/2026). Penanda AI akan ditampilkan pada halaman pemutar lagu atau Now Playing di YouTube Music, sebelum diperluas ke layanan YouTube utama.

Kehadiran fitur ini menjadi salah satu upaya platform milik Google tersebut untuk meningkatkan transparansi, seiring bertambahnya jumlah karya musik yang memanfaatkan AI dalam proses pembuatannya.

Teknologi AI generatif kini dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai elemen musik, mulai dari komposisi, instrumen, hingga vokal. Karena itu, label khusus diharapkan membantu pengguna memahami bagaimana sebuah karya diproduksi.

Cara Mengetahui Lagu Buatan AI di YouTube Music

Penanda AI akan muncul pada halaman pemutar ketika pengguna mendengarkan lagu yang dibuat dengan bantuan teknologi AI generatif.

Dalam demonstrasi yang ditampilkan YouTube, label tersebut menggunakan ikon informasi dengan penanda AI. Letaknya berada di sekitar judul lagu dan informasi artis atau kanal yang mengunggahnya.

Pengguna dapat mengetuk label itu untuk mendapatkan keterangan tambahan mengenai penggunaan AI dalam proses produksi audio. Salah satu keterangan yang digunakan adalah “Made with AI”, yang menunjukkan bahwa audio telah diubah atau dibuat menggunakan teknologi tersebut.

Penerapan label ini melibatkan kerja sama dengan mitra industri musik serta teknologi pendeteksi AI yang dikembangkan oleh YouTube.

Berdasarkan dokumentasi bantuan YouTube, mitra musik dapat mengategorikan keterlibatan AI dalam sebuah karya ke dalam tiga kelompok, yakni Fully Gen AI, Partly Gen AI, dan No Gen AI.

Tiga Kategori Penggunaan AI dalam Musik

Ketiga kategori tersebut digunakan untuk membedakan sejauh mana teknologi AI generatif terlibat dalam produksi sebuah lagu.

1. Fully Gen AI

Kategori ini digunakan untuk karya yang sepenuhnya dibuat menggunakan AI generatif. Dalam prosesnya, teknologi AI menjadi unsur utama dalam menghasilkan karya musik tersebut.

2. Partly Gen AI

Kategori ini berlaku untuk karya yang memanfaatkan sebagian elemen hasil AI, tetapi tetap melibatkan kontribusi manusia. Contohnya, sebuah lagu dapat menggunakan elemen yang dihasilkan AI sekaligus rekaman vokal atau instrumen yang dimainkan secara langsung.

3. No Gen AI

Kategori ini menunjukkan bahwa sebuah karya tidak termasuk dalam dua kelompok penggunaan AI generatif tersebut.

Penggunaan perangkat lunak pengolah audio konvensional tidak otomatis membuat lagu dikategorikan sebagai musik buatan AI. Sebagai contoh, penggunaan Auto-Tune untuk memperbaiki nada vokal berbeda dari penggunaan AI generatif untuk menghasilkan suara atau materi musik baru.

Pembagian ini penting karena penggunaan perangkat lunak dalam produksi musik tidak selalu berarti sebuah lagu dibuat oleh AI.

Label AI Tidak Berarti Lagu Dilarang Dimonetisasi

Penerapan penanda AI tidak serta-merta berarti YouTube melarang musik yang dibuat dengan teknologi tersebut. Fokus fitur ini adalah memberikan informasi kepada pendengar mengenai proses produksi sebuah karya.

Dengan demikian, keberadaan label AI tidak otomatis membuat lagu kehilangan hak untuk dimonetisasi. Kelayakan monetisasi tetap bergantung pada kebijakan YouTube yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai hak cipta, orisinalitas, dan persyaratan program monetisasi.

YouTube sendiri juga mengembangkan teknologi AI untuk mendukung kreativitas pembuat konten. Salah satu contohnya adalah Dream Track, fitur yang memungkinkan kreator tertentu membuat musik latar menggunakan versi suara AI dari artis yang berpartisipasi.

Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam musik memiliki beragam bentuk, mulai dari membantu proses kreatif hingga menghasilkan sebagian atau seluruh elemen audio.

Apple Music, Spotify, dan Deezer Juga Menyoroti Musik AI

YouTube Music bukan satu-satunya layanan yang menghadapi perkembangan musik buatan AI. Sejumlah platform streaming lain juga mengambil langkah untuk memberikan informasi lebih jelas kepada pengguna.

Apple Music dilaporkan menyiapkan penanda “Made With AI” melalui sistem AI Transparency Tags. Sementara itu, Spotify telah mengembangkan kebijakan terkait pengungkapan penggunaan AI dan menangani persoalan spam musik di platformnya.

Deezer mengambil pendekatan lain dengan memberi label pada musik buatan AI yang berhasil dideteksi. Platform tersebut juga menyatakan bahwa musik AI yang teridentifikasi dikecualikan dari rekomendasi algoritma dan daftar putar editorial tertentu.

Pada Juli, Deezer melaporkan menerima hampir 90.000 lagu yang sepenuhnya dibuat menggunakan AI setiap hari. Platform itu turut mengambil tindakan terhadap aktivitas streaming palsu yang bertujuan memperoleh royalti secara tidak sah.

Tidal juga menerapkan penanda untuk rekaman yang diidentifikasi sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI. Platform tersebut menyediakan sejumlah pengaturan terkait pemutaran dan penghitungan royalti untuk rekaman semacam itu.

Perbedaan kebijakan tersebut menunjukkan bahwa setiap layanan memiliki pendekatan tersendiri dalam menangani perkembangan musik generatif. Ada yang berfokus pada transparansi informasi, sementara yang lain turut membatasi rekomendasi atau mengambil langkah untuk mencegah penyalahgunaan sistem royalti.

Bagi pendengar, kehadiran label AI dapat menjadi informasi tambahan saat memilih musik. Sementara bagi musisi dan kreator, perkembangan ini menegaskan pentingnya memahami aturan platform mengenai penggunaan teknologi AI, hak cipta, dan monetisasi karya. (*)

  • Penulis: REZA.Y

Rekomendasi

  • Ibu Rumah Tangga di Padang Ditangkap usai curi ponsel di gudang barang bekas

    Ibu Rumah Tangga di Padang Ditangkap Usai Curi Ponsel dan Uang di Gudang Barang Bekas

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PADANG – Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang mengungkap kasus pencurian yang melibatkan seorang ibu rumah tangga. Aksi tersebut terjadi di sebuah gudang barang bekas di kawasan Padang Selatan dengan memanfaatkan kelengahan korban. Peristiwa ini terjadi pada Senin (9/4/2026) sekitar pukul 13.47 WIB. Korban baru menyadari kehilangan setelah barang berharga miliknya yang sebelumnya diletakkan […]

  • Taufik Hidayat Berhasil Diamankan, Dedi Mulyadi Soroti Kelanjutan Sayembara Rp250 Juta

    Taufik Hidayat Berhasil Diamankan, Dedi Mulyadi Soroti Kelanjutan Sayembara Rp250 Juta

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 44
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat atas keberhasilan mereka menangkap Taufik Hidayat (30), pria yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR (29). Dedi menilai aparat kepolisian bergerak cepat dalam mengungkap kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut. Ia mengaku telah menyampaikan ucapan terima […]

  • Rekomendasi Plugin WordPress untuk AdSense agar Cepat Disetujui

    Rekomendasi Plugin WordPress untuk AdSense agar Cepat Disetujui

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Mengelola website agar lolos persetujuan Google AdSense bukan hanya soal konten, tetapi juga bagaimana tampilan dan struktur situs Anda diatur. Salah satu cara untuk meningkatkan peluang diterima adalah dengan menggunakan plugin WordPress yang tepat. Plugin dapat membantu mengatur penempatan iklan, mempercepat loading website, hingga meningkatkan pengalaman pengguna—semua ini menjadi faktor penting dalam penilaian […]

  • Hasil Final UCL: PSG Sukses Pertahankan Trofi Liga Champions, Arsenal Tumbang Lewat Adu Penalti

    Hasil Final UCL: PSG Sukses Pertahankan Trofi Liga Champions, Arsenal Tumbang Lewat Adu Penalti

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan prestasi gemilang di pentas sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions musim 2026. Klub asal Prancis itu keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada laga final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5) waktu setempat. Pertandingan berlangsung […]

  • Bingung Pilih SUV? 3 Model Ini Layak Dipertimbangkan pada 2026, Ada Destinator dan CR-V Hybrid

    Bingung Pilih SUV? 3 Model Ini Layak Dipertimbangkan pada 2026, Ada Destinator dan CR-V Hybrid

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 31
    • 0Komentar

    ZONAKINI.COM – Pilihan SUV di pasar otomotif Indonesia semakin beragam. Konsumen kini tidak hanya mencari kendaraan dengan tampilan gagah, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas kabin, teknologi, kenyamanan, efisiensi bahan bakar, hingga fitur keselamatan. Pada 2026, beberapa model SUV menawarkan karakter yang cukup berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Ada SUV keluarga tujuh penumpang, model dengan […]

  • Ibu dan Anak Kompak Curi Emas di Padang, Ternyata Residivis Kasus Serupa

    Ibu dan Anak Kompak Curi Emas di Padang, Ternyata Residivis Kasus Serupa

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle REZA.Y
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Zonakini.com – Aksi pencurian emas yang melibatkan hubungan keluarga terjadi di Kota Padang. Seorang ibu berinisial I (66) bersama anak kandungnya, R (29), ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri emas di salah satu toko emas di Kota Padang, Jumat (22/5/2026) siang. Kasus ini menjadi perhatian lantaran kedua pelaku ternyata merupakan ibu dan […]

expand_less